Site Web Strength is 4.9/ 10

Moving Average: Indikator yang simple tetapi sangat powerfull

Di dalam analisa teknikal kita mengenal beberapa alat yang digunakan untuk memprediksi kecenderungan trend maupun arah pergerakan harga, mengetahui support – resistance bahkan (hingga ada yang meyakini) overbought – oversold. Alat bantu tersebut bekerja berdasarkan data historis di masa lampau, dan kita sebut sebagai indikator.

Indikator ini merupakan indikator yang paling sederhana dan merupakan dasar dari banyak indikator. Pada intinya Moving Average (MA) / Rata-rata pergerakan didapatkan dari rata-rata pergerakan yang terjadi dan membentuk sebuah garis/kurva. Dengan menggunakan indikator Moving Average (MA) kita dapat memperkirakan kecenderungan trend atau arah pergerakan yang akan terjadi yang berupa garis lengkung yang mulus (merupakan rata-rata pergerakan naik dan turun).

Moving average sendiri memiliki 3 varian yang berbeda, Simple Moving Average, Weighted Moving Average, dan Exponential Moving Average. Semuanya merupakan metode rata-rata bergerak, hanya saja cara merata-ratakannya berbeda satu dengan yang lainnya. Namun dalam pembacaanya tetap sama dan mengikuti aturan yang berlaku dalam Moving Average. Sebenarnya Moving Average ini memiliki lebih dari 5 varian. Tapi untuk mempersempit dan supaya tidak mudah dipahami, kita hanya akan membahas 3 varian yang sudah disebutkan tadi.

Simpel Moving Average (SMA)

Weighted Moving Average (WMA)

Exponential Moving Average (EMA)

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More