Site Web Strength is 4.9/ 10

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Apa Itu Forex?

Forex trading atau trading valas adalah bisnis perdagangan mata uang. Dengan perputaran uang lebih dari $ 2 trilyun perhari, forex trading merupakan pasar finansial terbesar di dunia, jauh lebih besar dari pasar saham, komoditi maupun pasar finansial lainnya.

Dengan berkembangnya teknologi internet, sekarang ini siapapun bisa melakukannya dari rumah. Ditambah lagi dengan sistem margin trading dengan menggunakan leverage dan nilai kontrak yang sangat kecil, memungkinkan investor dengan dana yang relatif kecil. Anda bahkan bisa mulai dengan $1 saja!

Lalu Bagaimana Saya bisa mendapat keuntungan dari Forex Trading?

Salah satu keunggulan forex adalah adanya dua arah perdagangan. Artinya, tidak seperti perdaganan konvensional yang selalu dimulai dengan membeli lalu kemudian menjual, forex memungkinkan investor untuk menjual dulu, baru kemudian menutup transaksi dengan membeli. Dengan demikian, apapun kondisi market, investor selalu bisa mengambil untung.

Contoh: Jika Anda memprediksi EURUSD akan naik, maka ambillah posisi open buy. Jika prediksi Anda benar, maka ketika EURUSD benar2 naik, maka Anda mendapat keuntungan dengan menutup transaksi dengan close sell. Sebaliknya, jika Anda memprediksi EURUSD akan turun, maka ambillah posisi open sell, dan menutupnya dengan close buy.


Penting: Mata uang direct dan indirect

EURUSD, GBPUSD dan AUDUSD adalah contoh mata uang direct. Artinya, menguat/melemahnya nilai mata uang searah dengan arah pada grafik atau dealing quote. Misal: Jika Euro (EURUSD) pada dealing quote naik dari 1.200 menjadi 1.250, artinya mata uang euro menguat terhadap dollar. Pada grafik juga akan terlihat grafik yang naik.

Sebalinya, untuk USDJPY (YEN Jepang) dan USDCHF (Swiss), menguat/melemahnya nilau mata uang TIDAK searah dengan arah pada grafik atau dealing quote. Misal: Jika USDJPY (YEN) pada dealing quote turun dari 115.50 ke 115.00, artinya mata uang YEN menguat terhadap dollar. Pada grafik akan terlihat grafik yang menurun.

Perdagangan forex memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan perdagangan produk-produk keuangan lain seperti perdagangan saham, yaitu:

24 Hours Trading

Dapat dilakukan 24 jam sehari, 5 hari seminggu, kapan dan dimanapun kita berada.

Likuiditas

Sangat likuid dengan banyaknya broker/dealer yang bermain dalam pasar forex.

Rendahnya biaya transaksi

Komisi broker relatif kecil, bahkan untuk trading online melalui internet tidak ada biaya transaksi namun hanya dikenakan biaya yang jumlahnya beragam. Selain itu spreadnya juga kecil.

Potensi keuntungan 2 arah (naik maupun turun)

Memiliki potensi keuntungan baik pada mata uang yang menguat maupun pada mata uang yang melemah.

Margin Trading

Perdagangan dengan margin membuat daya beli investor melebihi jumlah modal yang dimiliki.



Sejarah Forex

Sejak jaman dahulu, manusia telah melakukan perdagangan dengan sekelilingnya untuk berbagai alasan dengan cara sistem barter. Seiring dengan perkembangnya jaman dan peradaban sistem barter ini gugur karena mempunyai banyak kelemahan sehingga ditemukan sistem – sistem pembayaran yang baru yang sampai pada akhirnya dengan menggunakan uang sebagai alat pertukaran dan pembayaran. Sistem pembayaran dengan menggunakan uang juga mempunyai kelemahan untuk bertransaksi dengan suatu negara yang memiliki jenis mata uang yang berbeda.

Kebutuhan akan nilai tukar timbul karena mata uang suatu negara biasanya tidak diterima sebagai media atau alat tukar di negara lain. Hubungan perdagangan internasional menimbulkan adanya permintaan dan penawaran terhadap beberapa mata uang. Hal ini kemudian menyebabkan perkembangan pada bursa pertukaran mata uang asing, sehingga di perlukan pengatur untuk berjuta-juta transaksi permintaan dan penawaran yang terjadi setiap hari, yang menuju pada penentu nilai tukar mata uang asing.


Sejarah pertukaran/perdagangan mata uang dapat dikatakan setua uang itu sendiri dan baru mendapat perhatian yang serius oleh banyak negara pada dekade terakhir ini. Kalau di tinjau pada dekade standar emas (1880 – pecahnya PD I), pada masa tersebut uang dijamin oleh emas murni yang merupakan standar negara tersebut. Defisit neraca pembayaran akan ditutup dengan transfer emas, hingga mengakibatkan money supply menurun dan harga di luar negeri seakan naik, sehingga hal ini akan meningkatkan ekspor sampai defisit hilang, demikian sebaliknya. Dengan demikian, nilai mata uang relatif stabil.

Sampai PD I, standarisasi emas memungkinkan tercapainya tingkat koreksi yang tinggi terhadap neraca pembayaran. Tetapi, tidak demikian pada saat peperangan, kemungkinan besar karena tumbuhnya serikat-serikat perdagangan dan perusahaan-perusahaan besar, adanya jaminan upah dan harga sehingga tidak mudah menurunkan kecenderungan tersebut, yang berdampak berkurangnya lapangan pekerjaan. Karena membengkaknya pengangguran pada awal 1930-an, standarisasi emas tidak dipakai lagi.

Setelah perang dunia selesai dan depresi ekonomi dunia pada tahun 1930 – an, dunia menginginkan suatu stabilitas ekonomi yang lebih baik. Sehingga Pada tanggal 22 Juli 1944, atas prakarsa dari Amerika Serikat, diadakan suatu konferensi Moneter Internasional yang dikenal dengan : “The Bretton Woods Conference“, yang dihadiri 44 negara. Usulan yang diajukan oleh delegasi Amerika Serikat (White Plan) menyusun rencana-rencana dasar yang disetujui.

Dalam konferensi tersebut, diciptakan suatu system pertukaran mata uang tetap yang disebut dengan “Fixed Exchange Rate System“, yang mempunyai beberapa persamaan dengan standar emas, dimana memuat ketentuan :

  1. Tiap negara menetapkan nilai tukarnya terhadap mata uang USD;
  2. Amerika menetapkan nilai USD terhadap emas (USD 35/ounce);
  3. Amerika akan menjual emas dengan harga tetap kepada pemegang resmi dari mata uang USD;
  4. Perubahan nilai tukar mata uang terhadap USD tidak boleh melebihi 1%, bila terpaksa bisa sampai max 10%.

Sejak saat itu negara – negara di dunia serta Amerika mulai tumbuh dengan pesat dan dua tahun setelah konferensi tersebut, didirikan lembaga moneter internasional & Bank Dunia yang kita kenal saat ini dengan IMF (International Monetary Fund) dan Word Bank, untuk mengawasi system tersebut.

Kemudian perubahan terjadi di Amerika, Pada periode tahun 1960-an, defisit neraca pembayaran Amerika memaksa negara tersebut melepaskan cadangan emasnya sebesar USD 18 billion karena Prancis menukarkan USD-nya dengan emas dan di lanjutkan pada periode tahun 1970-an, amerika kembali harus melepaskan cadangan emasnya sebesar USD 11 billion. Buruknya perekonomian Amerika pada waktu itu menyebabkan masyarakat dunia kurang percaya terhadap USD. Dan di negara yang memiliki mata uang yang kuat karena memiliki cadangan emas yang cukup seperti Swiss dan Jerman, mereka menukarkan USD-nya dengan mata uang mereka yaitu CHF dan MDK. Hal ini menyebabkan hutang jangka pendek yang hampir jatuh tempo di Amerika mencapai hampir dua kali cadangan emasnya.

Sistem Bretton Wood hanya mampu bertahan hampir mencapai 30 tahun, pada tanggal 15 Agustus 1971, Presiden Nixon mengumumkan perubahan system nilai tukar untuk USD dengan membiarkan nilai tukarnya mengambang (Floating Exchange Rate System), hal ini ditegaskan kembali dalam suatu konferensi di Washington pada tanggal 17-18 Desember 1971 (SMITHSONIAN CONFERENCE), dari sinilah lahirnya nilai kurs yang mengambang dan berlaku sampai dengan sekarang.

Setelah Presiden Nixon menetapkan nilai mengambang untuk mata uang USD, banyak negara yang memutuskan untuk mengambangkan nilai tukarnya, seperti : Jerman, Inggris, Belanda, bahkan Jepang dan tahun – tahun berikutnya banyak negara di dunia yang membiarkan nilai uangnya mengambang sesuai dengan mekanisme pasar, yaitu kekuatan permintaan dan penawaran.


Keuntungan Bertrading Forex secara Online

Bisnis Trading, seperti juga bisnis yang lain, memerlukan modal yang tidak sedikit jika kita ingin bergantung hanya pada trading untuk membiayai kehidupan kita sehari-hari serta dalam saat yang sama juga menambahkan sedikit demi sedikit dana kedalam trading account kita sehingga kita dapat mencapai jumlah account yang cukup besar dimana cukup dengan sedikit jumlah trading tiap bulannya kita sudah dapat memperoleh hasil yang cukup untuk hidup sehari-hari
yang saya tebalkan diatas adalah tujuan dari seorang trader yang memiliki prespektif bahwa trading, seperti bisnis lainnya, bukanlah perjudian melainkan hanya bisnis belaka.


Nah, dimanakah terdapat kelebihan dari trading sebagai bisnis? bukankah jika sama saja dengan bisnis lain, kita lebih baik buka toko, warung, atau usaha lain saja dengan modal yang sama untuk trading forex?

Mari kita lihat poin-poin yang menghasilkan keputusan saya untuk memilih trading sebagai sumber penghidupan di masa sekarang dan masa depan, saya sadur dari poin-poin oleh Wayne Jackson, seorang trader veteran, tapi saya cukup setuju dengannya :
  1. Tidak perlu sewa kantor, kamar kos atau rumah sewaan anda sudah cukup,
    jadi tidak perlu memiliki ijin ataupun bayar pajak usaha dan pajak reklame
  2. Tidak perlu karyawan, seandainya saja anda pernah menjalankan bisnis yang memerlukan karyawan yang anda gaji sendiri, anda tidak akan tahu bagaimana merepotkannya, semua karyawan anda mengharapkan anda untuk menyelesaikan masalah mereka.
  3. Tidak perlu inventaris (paling2 juga laptop,modem,printer), atau stok untuk dibeli. Tidak ada penyusutan (stok dicuri maling) dan tidak ada stok yang lambat dijual. Tidak ada modal besar yang tertanam di inventaris seperti misalnya truk truk pengangkut barang atau mesin pabrik.
  4. Bisa "Pinjam" sebanyak yang kita mau (dengan menambah leverage), kapanpun kita mau. (Coba saja buka bisnis besar dan mohon pinjaman jangka pendek ke bank sebesar $100,000, paling cepat 1 bulan baru keluar), dalam trading kita senantiasa meminjam 100,000 EUR secara instan setiap kali kita trading 1 lot standard EURUSD
  5. Kalau bisnisnya mau ditinggal jalan-jalan atau liburan, atau cuman sedang tidak ingin kerja saja, anda bisa tutup toko (close semua posisi) secara instan.... dan kemudian buka toko lagi (open posisi baru) kapanpun anda mau buka kembali "bisnis trading" anda
  6. Anda bisa mengembangkan bisnis anda sampai tak terbatas hanya dengan menambah atau mengurangi posisi/lot anda
  7. Bisa trade dimana saja di seluruh permukaan bumi yang ada internetnya... dengan laptop dan koneksi 3g internasional, sambil makan pizza di italia pun anda masih bisa menjalankan bisnis, siapa sih yang bisa hidup hanya dari memencet tombol mouse?

Baru keuntungannya, mari kita lihat kerugiannya
  1. Trader baru seringkali panik ketika market bergerak sedikit berlawanan arah dengan posisi mereka, ini karena :
    • Mungkin takut kehilangan uang
    • Mungkin tidak memiliki modal yang cukup
    • Baru mulai trading, sehingga belum yakin terhadap kemampuannya sendiri
    • Tidak yakin apakah sistem yang digunakan cukup profitable karena baru di backtest selama 1 bulan dan forward test selama 1 minggu
    • Mungkin tidak berpengalaman dalam investasi dan bisnis dalam aspek praktikal
    • Tidak yakin pada siapa harus minta arahan
  2. Masalah kedua adalah semuanya mencari "Holy Grail" atau sistem yang tidak bisa gagal. Tidak ada yang namanya "Holy Grail" tersebut, saya telah menghabiskan tahunan dan uang ribuan dolar untuk membeli sistem-sistem sampah yang tidak pernah menghasilkan apa-apa, rahasia Holy Grail yang tepat hanyalah satu, anda melihatnya setiap kali di cermin, yaitu diri anda sendiri
  3. Memakai leverage terlalu besar dengan maksud memaksimalkan profit padahal belum menghitung bahwa drawdown juga akan menjadi maksimal
  4. Tidak menerapkan atau bahkan mengerti money management dalam trading.

Compounding

Para trader professional yang hidup hanya dari trading akan merasa sangat puas dengan Return on Investment hanya 3-5% setiap bulannya, dan banyak dari mereka menggunakan money management dengan resiko 1-3% dari total modal mereka.
Ini dilakukan untuk preservasi modal dan kenyamanan trading secara psikologis, bahwa jika terjadi loss, maka loss tersebut "dapat diterima" secara emosional.

Alasan mengapa RoI 3-5% bulanan, yang berarti kurang lebih 35-50% setiap tahunnya menjadi dapat diterima adalah karena mereka memiliki modal yang cukup besar dimana hanya 3% saja dapat menghidupi keluarga dan bahkan menambahkan modal pada account trading mereka.

Compounding
, dalam bahasa indonesianya adalah "Bunga berbunga"
merupakan satu-satunya cara account trading anda dapat berkembang jumlahnya dan bagaimana caranya anda dapat mengembangkan bisnis anda.

Misalkan minggu pertama, anda memiliki account $40,000 dan resiko pertama 2% sebesar $800, kemudian anda mendapat profit 1% dari trade tersebut sebesar $400, maka modal anda akan menjadi $40,400.

Kemudian dalam trade minggu berikutnya, resiko anda tetap 2% dari $40,400 sebesar $808, dan misalnya profit anda 1% yaitu sebesar $404.

Demikian seterusnya, compounding dapat dicapai hanya dengan menggunakan lot size yang fleksibel, dimana makin kecil nilai pip yang anda dapat open, makin baik, misalnya untuk mencapat resiko 2% sebesar $808 pada trade kedua dengan SL misalnya 50 pips, anda membutuhkan pip value sebesar $16.16 pada EURUSD atau sama dengan 16.1 micro lot (selalu bulatkan ke bawah), dari sini anda dapat melihat bahwa dengan broker lokal yang hanya memiliki lot standard, anda hanya bisa menerapkan compounding yang efektif jika modal anda sebesar paling tidak $300,000, salah satu alasan lagi mengapa banyak orang bangkrut karena broker lokal.

Berikut saya sertakan spreadsheet sederhana dari keadaan ideal persentase profit tiap minggu, variabel yang dapat anda ubah adalah Modal awal, %Return, Withdrawal tiap minggu (tentunya anda harus makan juga dari hasil profit anda), Serta persentase resiko/trade.

Jika anda ingin memusatkan pada pengembangan account saja, anda bisa merubah withdrawal menjadi 0 jadi anda tidak pernah withdraw sehingga account lebih cepat berkembang.

Cara membuat spreadsheet ini diajarkan oleh mentor saya yang bernama Sean Wyseman, seorang psikolog dan trader sukses yang setelah beberapa lama menjadi trader di amerika, sekarang pindah ke Fiji untuk pensiun dini dan hidup hanya dari trading.

Fase Trader

Menjadi seorang trader yang sukses bukanlah persoalan yang mudah. Dan bahkan tak sedikit yang akhirnya memilih mundur dari dunia perhelatan. Yach itu memang karena forex bukanlah hal yang mudah ditapaki. Secara sederhana seorang trader akan melalui beberapa fase untuk mencapai puncaknya. Dan Kita telah berada di fase yang mana, hanya kita sendiri yang tahu.

Level 1 Unconscious Incompetence

Begitu kamu beres menandatangani agreement trading, disinilah kamu berada. Kamu menjadi trader karena kamu mendengar bahwa pendapatan seorang trader bisa mengalahkan pendapatan seorang direktur BUMN. Lagi pula saat simulasi kamu telah profit 3 kali lipat, lalu apa susahnya?.

Kamu mungkin bisa profit dengan hasil yang menakjubkan 100 poin sampai 200 poin per lot per hari, namun itu semua hanyalah beginner luck saja. kamu pada awalnya tidak akan percaya, dengan hanya mengandalkan 1 indicator saja, atau bahkan hanya dengan insting ( baca artikel tentang insting di psikologi trading), toh kamu bisa profit.


Namun sayangnya, market akan mengalahkan kamu. Tidak ada trader yang sukses hanya dengan faktor LUCK. loss demi loss menghampiri kamu, kamu mencoba bertahan namun kalau sampai margin habis, siapa yang bisa tahan??.

Kamu sama sekali tidak menyadari bahwa kamu tidak bisa trading, kamu tetap mengira kamu bisa trading walaupun semua fakta berkata sebaliknya ( apakah bulan ini profit?, bulan kemarin profit?, tahun ini profit? ).

Kamu tetap mengira bahwa kamu adalah orang yang spesial, orang yang akan mampu mendapatkan kunci kekayaan dari trading. Dan kamu tidak menyadari bahwa 90% trader yang gagal juga mempunyai perasaan seperti itu. Kamu tidak mempunyai sistem yang kumplit, kamu dikuasai oleh emosi kamu, kamu selalu averaging posisi jika loss karena kamu ANGER pada market, kamu selalu take profit dalam jumlah yang kecil atau membiarkan profit berubah jadi loss karena kamu dikuasai oleh GREED, kamu tidak pernah trading karena kamu takut / FEAR. Kamu membiarkan diri kamu dikuasai oleh emosi sehingga margin equity kamu menderita.

90% orang yang trading hanya sampai pada level ini, mereka biasanya kapok, berhenti trading dan menganggap ini semua hanya mimpi buruk belaka.sebagian lagi moralnya anjlok, mereka tetap mencari investor dan trading seperti orang gila. dalam sebulan atau dua bulan margin habis lalu mereka mencari mangsa lagi.
Mereka masih mengaku sebagai trader namun sebenarnya mereka executor. dan biasanya yang moralnya anjlok ini dengan senang hati akan menjabat sebagai managemen di brokernya. lalu sebagian lagi akan tetap ngantor seperti biasa dan mengaku trader tetapi tidak pernah trading, mereka biasanya menyalahkan dirinya sendiri.
Hanya masalah waktu, sampai kapan mereka dapat bertahan di level ini dan waktu selalu menang.
90% Trader ada di level ini, dan hanya 10% sadar dan pindah ke level 2.

Level 2 Conscious Incompetence

Di level ini kamu sadar bahwa kamu tidak bisa trading, kamu tidak memiliki kemampuan untuk trading yang menghasilkan profit secara konsisten. Dan kamu tahu solusinya, kamu sadar bahwa selama di level 1 pikiran kamu dikaburkan oleh emosi kamu sehingga kamu tidak bisa berpikir secara jernih.

Di level ini kamu akan mencari holy grail ( system yang sempurna, system yang 100% profit, system yang tidak pernah loss), kamu mulai membeli system yang ada di internet, kamu membaca semua website yang ada tentang trading mulai dari UK, USA, Australia, Europa sampai Russia, kamu baca semua ebook yang ada, kamu praktekan semua system yang kamu peroleh, kamu haus akan ilmu seperti seorang pengembara di padang pasir yang haus akan air minum.

Pada level ini kamu akan membaca semua detail tentang indikator, kamu akan test semua indicator yang ada di metatrader, bahkan kamu mungkin akan membuat indikator sendiri ( biasanya gabungan 2 atau 3 indicator), kamu akan bermain-main dengan moving average, fibonnacci lines, pivot point, camarilla pivot, deMark, Fractals, Divergence, DMI. ADX, Bollinger Bands, dan ratusan indicator lainnya.

Kamu tahu bahwa market terlalu rumit untuk di predict hanya dengan 1 indicator saja, kamu tahu kombinasi ideal dari masing-masing indicator. kamu tahu percis keunggulan indicator tersebut dan juga kelemahannya.

Kamu akan mencoba menerka TOP dan BOTTOM dari market dengan indicator tersebut. kamu akan bergabung dengan chat room trader dan menanyakan pertanyaan-pertanyaan bodoh pada trader senior. karena kamu tahu kalau kamu tidak bertanya sekarang maka selamanya kamu tidak akan tahu.

Pada akhirnya di level ini kamu akan mendapatkan 5 sampai 10 system yang lengkap dan mencoba mencari tahu system mana yang paling cocok dengan kepribadian kamu.

Dari 10% trader yang ada di level ini, hanya sekitar 7% yang berhasil pindah ke level 3.

Level 3 The EUREKA Moment

Pada akhir level 2, kamu akhirnya menyadari pokok permasalahan bukan terletak di system. Kamu menyadari bahwa kamu bisa mendapat profit bahkan jika hanya menggunakan system yang simpel seperti moving average saja tanpa ada indicator lain, jika kamu bisa menggunakan kepala kamu dan money management yang benar.

Kamu mulai membaca buku tentang psikologi trading, dan mengidentifikasi dengan karakter yang dijelaskan dalam buku itu. Akhirnya datanglah Level Pencerahan.

Level pencerahan ini membuat otak kamu menyadari satu hal yang penting, di dunia ini tidak ada seorang pun yang mampu memprediksi secara akurat apa yang akan terjadi pada market 30 detik kemudian.

Kamu mulai menguasai satu system trading dan memodifikasinya sehingga sesuai dengan karakter kamu, dan mampu memberikan lebih banyak profit dibandingkan system yang asli.

Kamu mulai trading jika kamu tahu probabilitas untuk profit lebih besar daripada untuk loss, kamu hanya trading jika ada signal dari system kamu, kamu selalu menggunakan stoploss, karena kamu tahu stoploss adalah resiko bisnis yang ada dalam dunia trading.

Ketika stoploss kamu kena, kamu tidak emosi karena kamu tahu tak seorangpun bisa memprediksinya, dan itu bukan kesalahan kamu. Trading berikutnya akan meningkat probabilitas profitnya karena kamu tahu system kamu itu system yang profit.

Kamu secara seketika menyadari bahwa dalam dunia trading hanya ada satu hal yang penting yaitu konsistensi pada system, psikologi trading dan money management kamu. Dan kedisiplinan kamu untuk melakukan trading apapun yang terjadi.

Kamu mempelajari tentang money management, 2% risk, dan hal lainnya. dan hal ini mengingatkan kamu 1 tahun yang lalu ketika ada yang memberi nasehat yang sama padamu dan kamu memilih untuk mengacuhkannya. ketika itu kamu memang belum siap namun sekarang kamu siap.

Di level pencerahan, otak kamu akan menerima bahwa kamu tidak bisa meramalkan pergerakan market, karena memang tak seorang pun bisa.

Dari 7% trader yang ada di level ini, hanya sekitar 5% yang berhasil maju ke level berikutnya.


Level 4 Conscious Competence

Oke, Sekarang kamu hanya trading jika dan hanya jika system kamu memberi signal.
Kamu cut loss sama gampangnya dengan take profit. karena kamu tahu system kamu akan lebih banyak memberikan profit daripada loss, dan cut loss yang kamu lakukan adalah resiko bisnis yaitu max 2% dari account kamu.

Di level ini kamu memulai target dengan profit 20 point per hari, dan setelah kamu mampu melakukannya secara konsisten selama beberapa minggu, kamu meningkatkan target dengan 40 point per hari. Dan hal itu pada akhirnya mampu kamu lakukan.

Kamu memang masih harus kerja keras untuk mendapatkannya, memperbaiki system kamu, menguasai emosi kamu, dan melaksanakan money managemen yang kamu pegang.

level ini biasanya berjalan sekitar 6 bulan.

Dari 5% trader hanya sekitar 3% yang sanggup maju ke level berikutnya.



Level 5 Unconscious Competence

Nah sekarang kamu sampai di level 5, ini adalah level yang paling diharapkan oleh seluruh trader di dunia ini, di level ini kamu bisa trading secara alami, kamu telah menguasai semuanya, kamu bisa Dancing with the Market, kemanapun arah market berjalan, kamu telah open di posisi yang benar, jadi kamu tinggal melihat profit kamu bergerak dari 2 digit ke 3 digit.

Inilah level puncak dari seorang trader, inilah level utopia, kamu telah menguasai emosi kamu dan kini kamu trading dengan account yang terus membesar tiap harinya dari kumulatif profit yang kamu peroleh.

Kamu akan jadi bintang di trading chat room, dan orang-orang akan mendengarkan apa yang kamu katakan, kamu kenal dengan pertanyaan mereka, karena kamu ada diposisi mereka 2 tahun yang lalu.
Kamu akan memberikan saran bagi mereka, namun kamu tahu bahwa kebanyakan dari mereka tidak akan mendengarkannya karena mereka masih trader level 1.

Kamu tidak akan mempunyai masalah financial lagi, kamu mampu membeli semua benda yang tersedia untuk dijual, kamu bisa membeli pulau dan trading disana asalkan ada jaringan internet, kamu bisa pindah ke hotel bintang 5, dan menjadi penghuni tetap disana.

Kamu mempunyai penghasilan seperti seorang superstar, kamu bisa membuat buku sendiri, kamu bisa trading dengan margin yang tanpa batas, dan account kamu akan berlipat-lipat dari account awal.

Hanya 3% trader yang bisa mencapai level ini.

Sekarang kamu bisa dengan bangga berkata “SAYA SEORANG TRADER”.

Mengenal Platform Metatrader

Ada berbagai platform online trading yang tersedia, salah satunya adalah plaform MetaTrader. Aplikasi metatrader ini memiliki banyak kelebihan dan sangat lengkap tools nya untuk trading forex. MetaTrader dikembangkan oleh MetaQuotes Software Corp., sebuah pengembang yang mengkhususkan diri di software pasar financial. Banyak broker yang menggunakan aplikasi ini, jadi bila Anda sudah menguasainya dan ingin pindah broker, anda tinggal cari broker lain yg menggunakan metatrader, dan tanpa perlu penyesuaian pemahaman aplikasi lagi.

Menggunakan Metatrader

Tampilan Utama Metatrader
Berikut adalah gambar tampilan utama metatrader. Perhatikan pada nomer-nomer digambar. Dan lihat penjelasan dan fungsinya.



Pada no 1 adalah menu utama aplikasi
File : untuk membuat kustomisasi profil, print, dan menyimpan data. Atau membuat account baru(demo/real)
Insert : untuk menambahkan garis(analisa teknikal) pada chart/grafik yg aktif.
Window : untuk pengaturan window di metatrader
Help : panduan menggunakan metatrader
View : untuk memunculkan suatu window tertentu

Pada no 2 adalah berisi icon shortcut ke fungsi-fungsi tertentu:
  • mengubah jenis grafik, dan waktu periode, meng zoom/unzoom grafik
  • tools untuk menggambar pada grafik
  • shortcut untuk melakukan order
Pada no 3 adalah merupakan layar market watch:
Pergerakan pair mata uang saat ini, secara real. Anda bisa menampilkan pair2 sesuai pilihan anda dengan cara mengklik kanan pada window market watch. (Klik kanan, symbols, show/hide).

Dari window market watch ini kita dapat melakukan beberapa operasi:
- Menampilkan grafik : caranya klik kanan pada pair lalu pilih chart window.
- Melakukan order : caranya double klik pada pasangan pair.

Pada no 4 adalah merupakan layar navigator
Didalamnya memuat beberapa informasi :
Account : Daftar account kita
Indicators : Daftar indikator-indikator(RSI, MACD, dsb) untuk analisa tehnikal.
Expert Advisor(EA) : Sistem expert untuk analisa data(tingkat lanjutan)
Custom Indicators : indikator yg kita tambahkan atau kustomisasi sendiri.

Pada no 5 adalah layar grafik /chart
Untuk mengetahui fungsi yang bisa dilakukan dari layar grafik ini silahkan anda klik kanan:

Dari klik kanan ini anda bisa melakukan fungsi:
Trading : untuk melakukan order jual/beli
Indicator list : menampilkan, menambah, menghapus indikator
Periodicity : untuk mengatur periode grafik.
Zoom in/Zoom Out : fasilitas memperbesar/memperkecil tampilan
Save as picture : menyimpan gambar grafik ke file.
Print : untuk mencetak grafik.

Pada no 6 adalah merupakan layar terminal
Didalamnya memuat beberapa informasi :
  • Journal : adalah untuk informasi history aktivitas yang telah dilakukan
  • Mailbox : adalah fasilitas untuk membaca pesan-pesan penting dari administrator seperti informasi perubahan system, jam libur hari besar, data login demo anda, dan lain-lain yang harus anda baca bila ada hal-hal penting disana.
  • Alerts : adalah fasilitas membunyikan alarm bila menyentuh posisi harga yang anda set sebelumnya
  • News : adalah untuk berita-berita market (harus ada aktifkan dulu, ke menu Options lalu Server (Ctrl O))
  • Account : untuk melihat history order anda
  • Trade : adalah untuk melihat posisi order saat ini
Melakukan proses order pada metatrader :
  • Untuk menampilkan layar order ada beberapa cara :
  • Meng klik 2x pada market watch pada pair yg anda inginkan
  • Klik kanan pada layar grafik dan pilih trading
  • Atau tekan tombol F9
Layar/window untuk order adalah :

Keterangan :
Symbol : Pair mata uang yg akan diorder
Volume : Berapa lot yg akan dibeli
Stop Loss : Nilai batas kerugian
Take Profit : Nilai batas profit/keuntungan.
Maximum Deviation : Nilai batasan toleransi slippage(harga tiba-tiba melompat), maka jarak berapa dari harga yang melompat tersebut yang bisa anda toleransi untuk eksekusi order anda. (default: 0)

Type :
- Instant execution yaitu order akan dieksekusi secara langsung saat itu
- Pending order, order akan dieksekusi saat mencapai nilai tertentu
  • Buy Limit: Yaitu memasang order Buy dengan harga dibawah harga running sekarang, dengan harapan jika harga yang sedang turun tersebut dapat bergerak naik lagi dari titik posisi harga Pending Buy Limit tersebut untuk mendapatkan profit
  • Buy Stop: Yaitu memasang order Buy dengan harga diatas harga running sekarang, dengan harapan jika harga bergerak naik lagi dari titik posisi harga pending Buy Stop tersebut maka anda akan mendapatkan profit
  • Sell Limit: Yaitu memasang order Sell dengan harga diatas harga running sekarang, dengan harapan jika harga yang sedang naik tersebut dapat bergerak turun lagi dari titik posisi harga Sell Stop: Yaitu memasang order Sell dengan harga dibawah harga running sekarang, dengan harapan jika harga bergerak turun lagi dari titik posisi harga pending Sell Stop tersebut maka anda akan mendapatkan profit
Untuk Instant Execution :
Setelah anda berhasil melakukan order, maka di layar Terminal anda , di bagian Trade akan muncul order yang barusan dieksekusi


Baris dibawahnya :
Balance : jumlah dana/balance awal yang tidak akan berubah sampai terjadi kalkulasi final(saat close order)
Equity : jumlah dana saat ini dikurang/ditambah profit. Bergantung pada posisi open saat ini.
Free margin : jumlah dana yang masih bisa dipakai.

Anda dapat melihat disitu, bahwa profit secara otomatis diupdate mengikuti gerakan pair currency.

Apakah order yg sudah berjalan ini bisa diedit/dimodifikasi/dibatalkan ?
Untuk nilai harga, volume tidak bisa dirubah, sedangkan nilai stop loss dan take profit bisa dirubah.

Setelah order aktif tidak bisa dibatalkan. Order hanya bisa diclose/diakhiri.
Caranya, klik kanan pada order lalu pilih menu 'modify or delete order'
Setelah muncul layar order, rubah stop loss dan take profit sesuai selera anda. Setelah ini klik di modify(tombol warna merah) untuk mengakhiri.


Bagaimana menyelesaikan/close order ?
Untuk membukukan keuntungan(untung/rugi) setiap posisi open harus di akhiri(bahasa forexnya di close/liquid).
Untuk mengclose posisi caranya adalah sangat mudah : klik 2x pada order, akan muncul layar close, lalu klik di close(tombol warna kuning)



Untuk Pending Order :
Setelah anda berhasil melakukan order, maka di layar Terminal anda , di bagian Trade akan muncul order yang barusan dieksekusi



Apakah order yg sudah berjalan ini bisa diedit/dimodifikasi/dibatalkan ?
Selama order masih belum aktif, nilai harga, stop loss, dan take profit bisa dirubah. Bahkan bisa dibatalkan.

Caranya, klik kanan pada order lalu pilih menu 'modify or delete order'
Setelah muncul layar order, rubah price/harga, stop loss, take profit sesuai selera anda. Setelah ini klik di modify(mengedit) atau delete untuk membatalkan.


Menyelesaikan Order/Close Order
Selain dengan secara manual, order juga otomatis tertutup jika :
  • Nilai pergerakan sudah mencapai take profit atau stop loss. Tentunya jika anda memasang atau meng set nilai stop loss dan take profit
  • Nilai pergerakan pada posisi rugi(profit negatif), sehingga equity sudah hampir habis.
Menambah indikator pada grafik

Dalam metatrader sudah disertakan beberapa indikator standar(umum digunakan) yang dapat langsung kita gunakan. Untuk menambahkan ke grafik, caranya :
1. Klik pada layar grafik dimana anda ingin tambahkan indikator.
2. Pada layar navigator > klik di indicators ( tanda +) > pilih indikator.
3. Lalu klik kanan pada indikator > attach to chart
4. Akan muncul layar untuk konfigurasi parameter. Klik Ok

Lihat gambar dibawah ini, Indikator MACD sudah ditambahkan di layar grafik.


Jumlah indikator yg bisa ditambahkan tidak terbatas. Namun tentunya indikator yg terlalu banyak justru akan membuat tampilan grafik tidak optimal dan justru membingungkan untuk analisa. Itu terserah pilihan dan kenyamanan anda saja.

Untuk mengedit parameter dan menghapus indikator pada layar grafik, caranya :
1. Klik kanan pada layar grafik > indikator list
2. Nampak layar daftar indikator. Pilih/klik pada indikator yang anda maksud
Untuk mengedit parameter pilih EDIT, dan untuk menghapus pilih DELETE.




Struktur Dunia Investasi

Secara sederhana, dilihat dari wilayah atau obyek investasinya, investasi dibagi menjadi dua yaitu sektor riil dan sektor finansial. Kedua sektor ini telah lama digeluti meski tentu saja sektor riil pada awalnya merupakan perintis mula-mula dunia investasi. Nah bagaimana bagan investasi yang terjadi secara keseluruhan?





Perhatikan skema gambar dibawah ini:




Pada era tahun 70 hingga akhir 90 an, mereka yang awam lebih terbiasa dengan investasi sektor riil seperti sektor properti dan perkebunan. Namun setelah masa krisis moneter menimpa negara kita, para investor mulai mencari jenis investasi dengan return yang besar dalam tempo yang singkat. Dari sinilah trend investasi sektor finansial mulai booming. Investasi sektor riil (properti misalnya) umumnya membutuhkan modal yang besar dan memakan waktu yang relatif lama untuk berkembang karena besarnya modal maka likuiditasnya tidak secepat sektor finansial. Ambillah contoh bila kita membeli sebuah rumah untuk investasi. Kelebihannya nilainya biasanya tidak pernah menurun dan selalu meningkat.


Namun dilain sisi, setelah beberapa tahun, Anda hendak mencairkan investasi Anda, maka Anda harus mencari seseorang yang memiliki dana yang cukup untuk membeli rumah Anda yang nilainya mungkin sudah naik puluhan hingga ratusan persen. Mencari pembeli yang seperti ini tidaklah mudah, disinilah masalah likuiditas terjadi. Lain halnya dengan sektor finansial. Investasi pada sektor ini memiliki kecenderungan lebih likuid dan return yang relatif lebih besar, sebanding dengan resikonya.

Kelebihan lainnya adalah banyaknya produk investasi yang ditawarkan pada sektor ini. Lalu dimana posisi Forex Trading? Dia ada di dalam golongan Pasar Uang & Bursa Komoditi Berjangka. Forex trading merupakan investasi pada sektor finansial yang tergolong paling high risk-high return investment.

Artinya, peluang untuk memperoleh keuntungan sangat besar bahkan dapat mencapai ratusan persen perbulan namun diimbangi dengan kemungkinan kerugian yang besar apabila tidak dikelola dengan baik.Perlu Anda pahami konsep high risk-high return disini. Pada dasarnya, semua jenis investasi memiliki kemungkinan merugi. Besarnya potensi kerugian akan sebanding dengan besarnya potensi keuntungan yang dapat kita peroleh disini. Semakin besar potensi keuntungan yang dapat diperoleh disini, maka semakin besar juga potensi kerugian yang dapat timbul dan sebaliknya.


Jika Anda tergolong sebagai save investor yang tidak menyukai resiko atau ‘guncangan-guncangan’ dalam portfolio investasi Anda, maka nampaknya forex trading bukan jenis investasi yang cocok bagi Anda. Hal ini disebabkan karena forex trading merupakan investasi yang memiliki pergerakan sangat cepat dalam likuiditas maupun dalam pergerakan harga.

Secara logika, forex trading dapat saja membawa Anda memperoleh keuntungan sebesar puluhan sampai ratusan persen dalam satu harinya namun juga dapat membawa Anda kehilangan jumlah yang sama. Jika Anda seorang risk taker, maka forex trading adalah jenis investasi yang cocok dengan Anda, dalam arti untuk memperoleh keuntungan besar, maka ia pun siap menanggung potensi kerugian yang sama besarnya.

Lalu adakah cara meminimalisasi potensi kerugian yang ada? Tentu saja ada! Risk management dan kemampuan analisa Anda adalah kuncinya disini. Semakin baik Anda dalam menjalankan risk management dan menganalisa pergerakan harga pasar, maka semakin kecil potensi loss yang dapat terjadi. Semuanya berbanding lurus.

Risk and Profitability

Pertanyaan yang sering muncul pertama kali ketika kita masuk dalam dunia forex adalah  Seberapa besar resiko yang mungkin terjadi apabila saya berinvestasi forex? Sebandingkah dengan keuntungannya?

Sebagai seorang investor profesional Anda harus belajar melihat semua skema investasi tidak selalu dari profitnya. Ada banyak faktor lain selain mimpi indah profit yang harus Anda ketahui dan salah satunya adalah yang disebut resiko. Forex merupakan sebuah investasi yang tergolong high risk-high return investment program.
Itu artinya adalah sebuah investasi yang memiliki resiko tinggi. Namun juga imbal balik profit yang tinggi. Ya sebandinglah dengan resikonya. Nah, kedua sisi profit dan resiko ini tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya. Ini seperti sebuah sisi mata uang yang saling bersebelahan. Ada namun bersebrangan. Bersebrangan namun ada.


Ok kalau begitu mari kita mulai membicarakan kedua hal ini. Kalau begitu karena Saya adalah seorang sedia payung sebelum hujan, Saya akan membahas sisi resikonya terlebih dahulu. Berharap hari yang ceria ini tidak menjadi hari yang kelabu setelah Anda membaca artikel ini.

Secara garis besar, ada tiga hal utama yang perlu Anda ketahui sebelum memulai investasi forex Anda terutama dari masalah resiko.

Pertama, total loss possibility (ini artinya kemungkinan loss keseluruhan) bisa mencapai 90% dari seluruh dana yang Anda yang investasikan.

Eh, apa? 90%? Tidak begitu bagus kedengarannya. Ya memang tidak begitu bagus. Tapi ingat ini adalah kemungkinan terburuk yang mungkin terjadi. Mengapa bisa mencapai 90%, ini disebabkan dewa penolong yang dahulu kita kenal bernama margin trading. Nah bukan dewa penolong lagi dong…

Ingat ketika Amir melakukan pembukaan posisi beli sebanyak 1 lot pada contoh ketika kita belajar mengenai mekanisme investasi forex? Well kalau Anda lupa Anda perlu membukanya kembali pada bagian mekanisme perdagangan forex.

Nah, kini Amir membeli sebanyak 1 lot GBP pada pasangan GBPUSD diharga 1.9600. Dalam kasus ketika GBP menguat terhadap USD, maka Amir akan mendapatkan keuntungan. Sekarang bagaimana jikalau yang terjadi sebaliknya? Bagaimana kalau harga bergerak turun? Sejauh mana posisi Amir dapat bertahan?

Dalam pasar forex trading meski Anda dapat membuka sebanyak hanya 1 lot dan membutuhkan jaminan hanya 100 Pound, bukan berarti modal awal minimum yang disetorkan adalah hanya 100 Pound saja (kalau di Rupiahkan ya kurang lebih Rp 1.5 Juta).

Biasanya pialang menetapkan deposit minimum diatas harga 1 lot tersebut. Ada beberapa pialang yang menetapkan minimum pembukaan account US$250 atau bahkan US$500. Apa gunanya?

Untuk menahan posisi apabila ternyata harga bergerak berlawanan dengan posisi Amir. Nah misalkan Amir memulai investasinya dengan sebesar US$250. 100 pound (sama dengan US$196) digunakan sebagai jaminan posisi Open Buy yang dia lakukan. Maka sisa dananya menjadi 250 – 196 = US$ 54. Dana 54 Dollar inilah yang digunakan untuk mempertahankan posisi Amir yang terbuka apabila ternyata harga bergerak turun, bukan naik seperti yang diharapkan Amir.

Dalam pasar forex biasanya based currency yang digunakan adalah US Dollar. Itu artinya semua transaksi akan diubah ke dalam USD dan semua yang tertera pada platform sudah dalam Dollar.

Pertanyaannya sekarang, dengan sisa dana 54 Dollar itu, berapa jauh Amir dapat mempertahankan posisinya? Dan apa yang terjadi jika harga bergerak turun dan 54 Dollar tersebut habis?

Good question.

Jawabannya pertanyaan pertama, Amir dapat mempertahankan posisinya sampai harga bergerak turun sejauh 54 points karena pada dasarnya 1 point GBPUSD harganya adalah 1 Dollar. Jadi jikalau harga turun sampai ke 1.9546, maka sisa dana Amir yang 54 Dollar itu akan habis.

Lalu apa yang akan terjadi?

Jika sisa dana Amir yang 54 Dollar tersebut habis maka posisi Amir yang terbuka tersebut akan ditutup otomatis oleh sistem dikarenakan tiadanya lagi jaminan dalam pembukaan posisi. Dengan begitu, Amir mengalami kerugian sebesar 54 Dollar dan kini dananya hanya tersisa US$ 196. Kasihan Amir….

Situasi yang Amir alami dinamakan margin call. Margin call adalah ditutupnya posisi secara otomatis oleh sistem dikarenakan habisnya jaminan dana yang dimiliki. Sebuah hal yang tidak menyenangkan bagi seorang trader. Mimpi buruk tepatnya.

Nah sekarang yang jadi pertanyaan berapa lama margin call itu terjadi dengan sisa dana hanya 54 Dollar? Pasangan GBPUSD tergolong pasangan yang energic dan senang sekali bergerak kesana kemari. Dengan volatilitasnya, GBPUSD biasanya dapat bergerak hingga 100 points per harinya. Jadi, Amir dapat saja mengalami margin call dan kehilangan $54 hanya dalam waktu 1 hari!

Amir bisa saja untung 100 Dollar sehari tetapi juga bisa mengalami margin call jikalau sisa dana yang dimilikinya hanya $250. Nanti kita akan pelajari lebih jauh lagi, meskipuin minimum pembukaan account cukup terjangkau yaitu hanya US$250, membuka account dengan dana seminimal itu merupakan sebuah resiko tingkat tinggi dan sangat tidak disarankan. Well, money talks and that’s right. Bagaimanapun modal tidak akan berbohong. 

Seandainya Amir memulai investasinya dengan US$1000 maka ada sisa dana mencapai US$804 yang artinya cukup untuk menahan pergerakan beberapa kali. Perlu dicatat bahwa harga tidak pernah naik dan turun dalam satu arah berkali-kali. Itu artinya ada kemungkinan setelah turun 100 – 200 points harga malah kembali bergerak naik melewati 1.9600 dan Amir mendapat untung.

Jadi begitulah resiko pertama yang kita pelajari. Cukup pahit memang.

Selanjutnya resiko kedua ada pada persoalan likuiditas.

Kita sudah singgung sedikit tadi bahwa untuk GBPUSD pergerakan dapat mencapai 100 points dalam sehari saja. Itu artinya kemungkinan untung/rugi mencapai kurang lebih Rp 1 Juta per harinya!

Nah, apa artinya hal ini? Artinya adalah Anda dapat kehilangan dana Anda dan mengalami total loss seperti disebutkan diatas dan semuanya itu terjadi dalam waktu yang sangat singkat!

Coba tenang dan pikirkan bagaimana jika ini terjadi pada Anda?

Anda kehilangan dana $250 hanya dalam waktu satu hari! Atau katakanlah Anda menabung 6 bulan lamanya untuk dapat memulai investasi forex Anda dan ternyata dalam waktu 6 hari semua tabungan Anda tersebut lenyap tiada berbekas. Secara teoritis hal ini mungkin terjadi dalam pasar forex. Sesuatu yang pahit namun riil dan mungkin. Bagaimana perasaan Anda jika ini terjadi pada Anda?

Jadi dengan 2 hal ini dapat dipahami memang bahwa benarlah perkataan bahwa forex adalah high risk – high return investment program. Investasi berresiko tinggi tetapi juga dengan return yang tinggi. Dan keduanya tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Jangan pernah tertipu dengan para marketing yang menonjolkan melulu sisi keuntungan tanpa pernah menyinggung kemungkinan loss yang mungkin terjadi. Seorang marketing forex yang baik haruslah juga bertindak sebagai investment advisor bagi nasabah-nasabahnya.

Yang terakhir berkaitan dengan resiko adalah masalah metode trading. Jika dilihat-lihat dari dua point yang kita bahas bersama diatas tentu Anda pun berkesimpulan bahwa keputusan untuk melakukan aksi beli/jual merupakan keputusan yang paling krusial dan sangat signifikan. Kapan harus masuk, berapa lama dan beli atau jual merupakan keputusan yang akan memperngaruhi dana kita kelak.

Kalau begitu inti dari semuanya ini adalah apakah kita cakap dalam memprediksi pergerakan harga atau tidak. Semuanya itu dicerminkan dalam analisa yang kita pelajari sehari-hari. Metode trading apa yang kita gunakan dan bagaimana sistem yang kita milki menentukan apakah Anda mengakhiri karier Anda sebagai seorang trader atau seorang looser.

Kabar buruknya, tidak ada satupun metode trading yang dapat menjamin Anda pasti mengalami keuntungan terus menerus. Sebuah sistem trading yang diciptakan oleh para ahli forex terbaik diseluruh dunia. Ini dikarenakan sebuah sistem belum tentu cocok dengan profil orang yang memakainya. Belum masalah permodalan. Belum cara bertrading. Belum jam trading. Belum cara menganalisis. Dan yang terpenting adalah belum lagi psikologi yang dimiliki setiap trader berbeda-beda. Ini menyebabkan tidak ada satupun metode trading yang dapat menjamin Anda mengalami untung mencapai 100% terus menerus.

Anda dapat mengikuti trader terbaik yang pernah Anda kenal. Tetapi itu pun tidaklah jaminan Anda untung.

Nah bagaimana? Sepertinya forex menjadi begitu menakutkan bagi Anda? Saya belum menceritakan kisah-kisah mereka yang “kurang sukses” di forex lho. Tapi jangan khawatir Saudara, Saya tidak akan meninggalkan Anda kebingungan menghadapi semua resiko-resiko diatas. Apa yang disampaikan tersebut merupakan resiko terburuk yang mungkin terjadi terhadap account Anda. Lagi pula ada sederetan cara untuk mencegah semua itu terjadi terhadap investasi Anda.

Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sehubungan resiko dalam investasi forex:

1. Pastikan dana yang Anda investasikan merupakan dana lebih yang bersifat idle/dikhususkan untuk itu (risk capital)
Yang Kami maksud dengan dana idle adalah dana yang memang “tidak terpakai” atau tidak digunakan untuk keperluan tertentu yang mendesak. Jadi memang dikhususkan untuk berinvestasi dan pada investasi yang memiliki resiko tinggi. Ya..ya…ya Saya tahu bahwa tidak ada duit yang tidak terpakai. Semuanya terpakai. Tapi maksud Saya disini adalah Jangan gunakan dana pendidikan anak atau dana kesehatan keluarga Anda untuk berinvestasi forex. Apa yang akan Anda lakukan apabila dana pendidikan anak Anda ludes karena forex? Si kecil tidak bersekolah karena Bapaknya kurang perhitungan ck…ck..ck…Satu lagi, sangat disarankan untuk tidak mengutang untuk bermain forex. Saya serius lho. Ada beberapa orang yang bertindak terlalu berani dengan menggesek kartu kreditnya untuk bermain forex. Kalau memang Anda sudah mahir dan memilki pengalaman bermain forex yang profit ya no comment at all. Tapi kalau masih awam lalu ngutang… ... ...
Ah sudahlah. Yang penting Anda sudah mengerti maksud Saya.

2. Jangan terburu-buru untuk berinvestasi real hanya karena Anda telah memahami satu-dua teknik forex.
Bahkan saya pun masih belajar dan terus belajar sementara artikel ini dibuat. Jangan pernah menganggap diri terlalu mahir dalam bertrading hanya karena Anda telah membaca sebuah “resep rahasia” dari seseorang yang telah menjalani forex dan profit.

3. Gunakan fasilitas demo account untuk jangka waktu yang cukup sebelum memulai real account.
Para pialang penyedia jasa forex online trading biasanya menyediakan fasilitas demo account cuma-cuma bagi siapa pun yang tertarik dengan forex untuk berlatih dan terbiasa menggunakan platform mereka. Keistimewaan demo account adalah semua harga dan regulasi adalah sama persis dengan real accountnya. Perbedaannya hanya pada dunia riil uang yang kita gunakan ya uang virtual alias uang main-mainan. Jadi secara teoritis apabila Anda mengalami profit pada demo account maka profit pada real account tidak jauh lagi bagi Anda.

Nah kendalanya adalah seringkali meskipun mereka mencoba demo account dan mereka profit, waktu untuk berlatih pada demo tidak cukup. Padahal pialang biasanya menyediakan waktu 1 bulan (dan bisa diperpanjang) selama kita membutuhkan sampai kita merasa benar-benar mahir dan siap menuju real account. Sekali lagi ketidak sabaran membuat banyak kecelakaan yang tidak perlu menjadi harus terjadi.

4. Gunakan fasilitas Stop Loss dan Limit untuk membatasi keuntungan dan kerugian
Stop Loss merupakan fasilitas yang disediakan oleh platform untuk membatasi kerugian yang mungkin terjadi dalam posisi kita ketika terjadi kesalahan dalam memprediksi pergerakan harga. Sedangkan Limit berguna untuk menentukan pada harga kita hendak melakukan taking profit. Kedua fasilitas ini umum tersedia pada platform forex trading. Kita akan membahas lebih jauh pada section Forex online trading and the Facility at a glance.

Ok kita sudah belajar mengenai resiko yang mungkin terjadi dalam bertrading forex berikut beberapa cara penanggulangannya. Mungkin Anda mulai berpikir dua kali untuk bertrading forex dikarenakan artikel yang baru saja Anda baca. Baguslah jika memang demikian. Membantu Anda untuk memulai investasi ini dengan cara yang benar, terukur dan masuk akal.

Tentunya tidaklah imbang untuk membicarakan resikonya tanpa mengetahui seberapa besar potensi yang mungkin Anda dapatkan dalam bertrading. Nah untuk adilnya kita juga perlu mengetahui sejauh manakah keuntungan yang mungkin kita peroleh dengan bertrading forex. Namun rasanya saya tidak perlu menjelaskan terlalu panjang mengenai hal ini.

Well, ada banyak orang yang sebenarnya bertrading dan mendapatkan keuntungan hingga puluhan hingga ratusan ribu Dollar tiap bulannya. Meski lebih banyak lagi mereka yang loss (banyak diantaranya seharusnya tidak perlu loss jika mereka memiliki cukup kesabaran dan cara trading yang lebih baik), forex tetaplah sebuah ladang investasi yang menawarkan keuntungan tidak seperti investasi konvensional lainnya.

Potensi profit pada forex dapat mencapai puluhan hingga ribuan persen setiap bulannya. Beberapa pemula forex yang tekun belajar dan cukup kenal baik dengan kami mampu mencapai profit dalam tradingnya hingga mencapai ratusan persen dalam tiap bulan. Sayang record transaksi mereka tidak bisa kita tampilkan disini dikarenakan privacy.

Dengan hitungan sederhana berdasarkan rata-rata pergerakan misalnya mata uang GBPUSD yang mampu bergerak hingga 100 points sehari maka dengan memasang 1 lot saja sehari itu artinya kita bisa mendapat keuntungan 2000 points dalam waktu satu bulan (20 hari x 100). Cukup lumayan. US$2000 jika dijadikan Dollar. Itu baru 1 lot lho. Coba bagaimana kalau kita memasang lot yang semakin besar seiring bertambahnya dana yang kita punya? Bisa besar dan semakin besar.

Itu sebabnya banyak trader luar negeri yang melakukan trading untuk membiayai hidup mereka (bahkan anak istri mereka) sehari-hari. Istilah kerennya Trading for a Living. Hmm… cukup menggiurkan bukan? Cukup dari rumah saja dan tidak perlu menempuh kemacetan kota-kota besar, ratusan hingga puluhan ribu Dollar bisa kita hasilkan hanya dari bertrading. Dengan demikian trading pun dapat membantu kualitas hidup mereka yang melakukannya dan juga mengurangi polusi di jalan raya (he…he…he).

Coba bayangkan bagaimana efek yang dihasilkan jika Anda berhasil membuat formula trading yang tepat bagi diri Anda pribadi. Sebuah terobosan finansial (kemandirian finansial) menjadi bagian hidup Anda dan kini Anda dapat meninggalkan takdir menjadi karyawan seumur hidup Anda. Hmmm…. Sweet dream heh?

Jadi sebenarnya dari apa yang kita pelajari hari ini diketahui bahwa pada dasarnya keuntungan dan kerugian yang mungkin terjadi adalah sebanding satu sama lainnya. Market dapat menjadi sahabat terbaik bagi siapa pun yang profit. Sebaliknya dia dapat menjadi musuh terkejam yang Anda temui karena dapat meludeskan investasi Anda dalam sekejap mata.

Nah sebelum Anda melangkah lebih lanjut dengan pelajaran Anda. Kelihatannya siapa yang mau berinvestasi forex hauslah seorang yang menyukai sebuah petualangan harga alias risk lover. Jika Anda seorang risk averter alias mereka yang tidak menyukai resiko, silakan menjauh dan pilihlah investasi yang tidak terlalu beresiko seperti forex.

Mekanisme dan Legalitas Forex

Seperti halnya investasi lain. Anda wajib untuk mengetahui mekanisme perdagangan forex yang sebenarnya sebelum masuk dalam dunia investasi ini. Tidak tahu mekanisme perdagangan dan tidak tahu apakah investasi ini diperbolehkan oleh pemerintah atau tidak ya namanya berjudi dengan penipu. 

Faktor lainnya adalah masalah legalitas. Coba bayangkan dalam sebuah investasi forex. Anda telah berinvestasi forex dan menghasilkan ratusan persen keuntungan dari perdagangan forex Anda. Lalu tibalah waktunya untuk mencairkan uang Anda. Dan ternyata perusahaan tempat Anda berinvestasi adalah perusahaan forex tersebut melarikan diri dan tergolong perusahaan ilegal. Nah sampai disini, berakhir sudah impian menikmati profit ratusan persen tersebut.
Pada pemula forex dan mereka yang terjun langsung didalamnya cenderung lebih menyukai melihat platform yang disajikan atau regulasi trading yang memihak kepada konsumen. Tapi Saya beritahu Anda:
Platform yang bagus dan regulasi yang memihak konsumen tidak menjamin Pialang tempat Anda berinvestasi legal! Jadi, baca artikel ini baik-baik kalau Anda tidak ingin masuk perangkap para Forex Scammer!

Berikut adalah bagan mekanisme perdagangan forex:


Seperti halnya dalam sebuah perdagangan jual-beli biasanya, dalam perdagangan forex pun pada dasarnya membutuhkan kedua sisi yaitu pembeli dan penjual. Namun disini bedanya, pembeli dan penjual tidak pernah melakukan pertemuan fisik secara langsung dan tidak pernah terjadi serah terima secara fisik juga. Semuanya dilakukan dalam bentuk perjanjian dan diperantarai oleh lembaga arvbitrase yang biasa disebut sebagai Pialang/Broker.

Tugas broker adalah menjadi semacam pengumpul transaksi yang dilakukan secara retail oleh investor-investor dibawahnya untuk kemudian diteruskan kepada market atau bursa. Bursa disini adalah tempat pertemuan antara penjual dan pembeli dalam bertransaksi. Bahasa lainnya adalah market. Dan market kalau di Indonesiakan ya sama dengan pasar. Jadi bursa memang adalah pasar. Tempat bertemunya penjual dan pembeli.

Perbedaan bursa dengan pasar konvensional adalah pada bursa biasanya tidak terjadi transaksi jual beli secara retail perorangan tetapi biasanya di akumulasikan dan baru kemudian di eksekusi. Nah, Andai kata seorang investor, katakan saja namanya Amir, melihat peluang bahwa mata uang GBP (ingat, GBP artinya adalah Great Britain Poundsterling atau mata uang Inggris Raya) akan menguat terhadap US Dollar. Maka tentu saja sebagai seorang investor yang baik dan mencari keuntungan dia membeli GBP sesuai perhitungannya untuk kemudian disimpan sampai waktunya GBP menguat lalu Amir akan menjualnya kembali.

Katakanlah Amir membeli sebanyak 10.000 Pound. Dalam forex satuan 10.000 biasa disebut 1 lot. Jadi semua transaksi dihitung berdasarkan satuan lot ini. 1 lot, 2 lot, 3 lot, dan seterusnya. 2 lot ya artinya 20.000 mata uang (tergantung mata uang yang dibeli/ dijual). Jadi dalam transaksi forex, kita tidak mengenal pembelian sebanyak 15.000 Pound misalnya dikarenakan angka tersebut angka ganjil alias 1.5 lot. Dan 1.5 lot tidak dikenal dalam dunia forex.

Untuk melakukan transaksi pembelian GBP-nya, Amir melakukan pembelian melalui pialang tempat dia berinvestasi. Order pun dilakukan. Dan bim salabim… dengan sekali klik pada platform forexnya, Amir baru saja melakukan aksi pembelian 10.000 Poundsterling Inggris.
Semudah itu. Tetapi muncul pertanyaan bagi kita yang awam: Apa yang sebenarnya terjadi ketikan Amir melakukan pembelian lewat platform forex tradingnya? Well, jawabannya adalah dalam waktu sepersekian detik tersebut memang pada dasarnya telah terjadi transaksi dalam account Amir dimana dia membeli 1 lot Pound (jangan tanya Saya lagi apa itu lot! Saya sudah menjelaskannya diatas. Please deh…).

Lalu siapa yang menjual GBP-nya kepada Amir. Nah dalam hal ini sementara waktu transaksi terjadi antara Amir dengan pialangnya. Pialang menampung semua order yang dilakukan Amir dan rekan-rekan investor lainnya yang berinvestasi melalui pialang yang sama. Jadi untuk sementara waktu transaksi terjadi antara Amir dan Pialangnya.

Tapi seperti telah Saya tuliskan di atas, transaksi tersebut terjadi untuk sementara waktu saja. Berikutnya dalam periode tertentu biasanya pialang akan meneruskan semua order yang dilakukan oleh nasabahnya ke lembaga yang lebih tinggi diatasnya yaitu bursa atau bank-bank besar lainnya. Semua penerusan tersebut biasanya dilakukan satu bulan sekali (atau bergantung kebijakan pialang yang bersangkutan). Dalam hal penerusan ini, pialang tidak lagi melakukan penerusan dalam bentuk nama per nama melainkan dilakukan secara kuantitatif saja dalam bentuk lot. Misalnya total volume pembelian GBP sebanyak 100.000 lot, lalu penjual USD sebanyak 50.000 lot, dan pembeli CHF (Swiss Franc) sebanyak 75.000 lot. Volume tersebut adalah total volume transaksi yang dilakukan oleh Amir dan kawan-kawanya dalam jangka waktu tertentu melalui pialang tersebut.

Nah, bursa pada dasarnya seperti telah Saya sebutkan sebelumnya, merupakan tempat pertemuan antara penjual dan pembeli partai besar. Para pelakunya kebanyakan adalah bank-bank besar, pialang-pialang atau lembaga keuangan lainnya serta para big boys. Mengenai apa itu big boys, akan dibahas pada modul “Hunting Fox” dan tidak disini.

Pada bursa semua transaksi tersebut dipertemukan total lot pembelian dan penjualan. Besarnya cukup masif: mencapai 2 Trilliun Dolar AS perharinya. Ya cukuplah untuk membiayai APBN Indonesia beberapa tahun J. Dengan total market sebesar ini, tentu saja tidak sulit bagi pialang tempat Amir bertransaksi meneruskan order Amir yang diakumulasikan selama satu bulan tersebut.

Broker mendapatkan apa yang dibutuhkan olehnya dan begitu juga Amir. Semua itu berkat mekanisme yang disebut Bursa ini. Sementara dari sisi Amir, dia tidak ambil pusing dengan penerusan ordernya oleh perusahaan Pialang keSayangannya. Dia hanya cukup mengetahui bahwa dalam sepersekian detik, ordernya telah dipenuhi oleh Pialang dan kemudian Amir tinggal menunggu harga bergerak naik sesuai prediksinya. Jika benar harga naik, ya Amir akan mengalami keuntungan. Jika ternyata harga bergerak sebaliknya, ya tentu saja Amir rugi. Kasihan dia kalau rugi…

Itulah mekanisme perdagangan forex dalam dunia sehari-hari. Bursa disini ada banyak. Di Indonesia, perdagangan berjangkan di regulasikan oleh PT BBJ (Bursa Berjangka Jakarta). Amerika memiliki NYSE, London memiliki FTSE (dibaca “Footsie”) dan Jepang memilki Tokyo Stock Exchange. Perlu diketahui disini, pasar forex tidaklah memiliki bursa yang terpusat seperti halnya pasar saham. Jika dalam saham, katakanlah saham Telkom (kode TLKM) hanya dapat ditransaksikan pada bursa yang telah dimana saham tersebut listed yaitu di BEJ dan NYSE (hebat juga Telkom bisa nemplok di NYSE J), maka dalam pasar forex sistem tersebut tidak berlaku. Semua orang dapat bertransaksi mata uang dan tidak mengenal closed market seperti saham. Maklumlah mata uang. Semua orang menggunakan uang dalam bertransaksi. 

Dimana ada perbedaan selisih nilai tukar, maka disitulah spekulasi dan investasi terjadi.
“Sampai disini jelas anak-anak?” Apakah Saya mendengar kata: “Ya bu guru….”?

Legalitas

Nah sekarang kita masuk dalam masalah legalitas. Sesuatu yang seringkali dilupakan oleh para pemula forex. Dalam sebuah investasi masalah legalitas merupakan salah satu bagian sentral yang berperan. Maklumlah sebuah perusahaan investasi biasanya juga berperan menghimpun dana masyarakat. Hal ini sangat krusial apabila terjadi penipuan atau permasalahan gagal bayar oleh perusahaan tersebut ke nasabahnya. Nah untuk itulah mengapa diperlukan sebuah badan regulator dari pemerintahan yang mengawasi kegiatan perusahaan-perusahaan investasi seperti ini. Perbankan memilki BI (Bank Indonesia) sebagai regulatornya. Sementara perusahaan asuransi diregulasikan oleh Direktorat Asuransi yang berada dibawah Departemen
Keuangan, perusahaan sekuritas memiliki Bappepam sebagai regulator.

Lantas bagaimana dengan Forex? Forex tergolong dalam bursa berjangka. Yaitu investasi derivatif (turunan) dari produk investasi saham dan kawan-kawannya. Pada mulanya produk derivatif ini diawali oleh perdagangan index dan komoditi. Lalu kemudian bertambah anggota baru yaitu perdagangan valuta asing yang bernama forex.Ah, rasanya sudah dijelaskan pada modul sebelumnya yaitu “Struktur Investasi di Indonesia”. Silakan baca kembali artikel tersebut.Karena sudah bukan lagi tergolong investasi sekuritas, maka forex trading pun memiliki lembaga regulasinya sendiri bersama perdagangan index dan komoditi yang adalah saudara kembarnya.Lalu siapa?

Di Indonesia, regulator yang mengawasi kegiatan para pialang ada dibawah wewenang Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka dan Komoditi), BBJ (Bursa Berjangka Jakarta) serta KBI (Kliring Berjangka Indonesia). Di Amerika Serikat yang adalah pionir perdagangan margin trading, wewenang regulasi ada dibawah CFTC (Commodity Futures Trading Comission) dan NFA (National Futures Association).CFTC dan NFA dapat dikatakan sebagai role model bagi regulator-regulator lainnya di setiap negara. Pialang yang diregulasikan dibawah mereka harus mengikuti berbagai peraturan ketat dan terseleksi dengan ketat pula. Itu sebabnya perusahaan pialang internasional yang menjadi anggota CFTC dan NFA begitu berbangga hati dengan status keanggotaan mereka.

Dalam perkembangannya, dikarenakan bisnis forex merupakan bisnis internasional dan lintas negara, tidak harus perusahaan pialang yang didirikan di negeri Paman Sam yang bisa menjadi anggota CFTC dan NFA. Pialang yang didirikan di luar Amerika Serikat pun dapat menjadi anggota regulator ini sehingga perdagangan dapat menjadi lintas batas dan lintas negara.
Namun satu yang jelas, Undang-Undang Amerika melarang warganya berinvestasi pada perusahaan pialang yang tidak diregulasikan dibawah kedua lembaga ini. Bahkan perusahaan pialang yang bukan anggota CFTC dan NFA pun melarang warga AS membuka account forexnya melalui mereka. Ya maklumlah, negara adidaya. Apa pun bisa dilakukan. Curang… Betapa enaknya kalau kita warga Indonesia mendapatkan perlindungan yang sama.

Nah, sampai disini ada sedikit pencerahan bagi Anda yang buta sama sekali dengan masalah legalitas. 

Satu hal yang pasti: jangan pernah membuka account forex di pialang yang tidak diregulasikan dibawah lembaga pemerintahan dimana pun. Izin PT saja tidak cukup untuk mendirikan sebuah perusahaan pialang! Jadi jangan mudah tergiur dengan bagusnya platform dan regulasi yang seolah-olah menguntungkan nasabah tetapi ketika ditanyakan izin perusahaan mereka hanya berkilah bahwa izin sedang diurus atau bahkan mengatakan mereka memiliki izin pendirian perusahaan. Ingat, sedang diurus berarti belum memiliki izin!

Bahkan jangan langsung percaya dengan janji manis tenaga pemasar perusahan pialang Anda. Memang tugas mereka kan menyampaikan apa yang baik. Ya namanya juga marketing. Kalau yang kurang baik ya disimpan baik-baik untuk sendiri saja hihihi…
Nah sekarang muncul pertanyaan, adakah perusahaan pialang yang tidak mengantogi izin regulator alias pialang ilegal? Ada. Banyak!

Ya, banyak. Baik pialang dalam dan luar negeri. Namanya saja sudah ilegal. Jadi memang niat awalnya adalah bukan berbisnis tetapi menipu. Ingat lho, bisnis itu bukan penipuan. Tidak ada kegiatan penipuan yang bisa langgeng. Tetapi ada pepatah Cina yang mengatakan bahwa bisnis digolongkan langgeng kalau dia sudah bisa berdiri selama tiga generasi. Saya belum pernah dengar ada kegiatan menipu yang langgeng selama tiga generasi. Perusahaan pialang ilegal ini memiliki banyak cara untuk merayu orang untuk berinvestasi melalui mereka. Ya tentu saja investasi tiada hasil alias penipuan. Biasanya mereka memakai janji-janji manis yang diberi bumbu supaya terkesan masuk akal. Beberapa janji mereka seperti ini:

“dapatkan keuntungan hingga $1000 dalam waktu seminggu”
“Kami memberikan garansi profit investasi Anda 30-40% sebulan”
“Bagaimanapun keadaan pasar baik naik atau turun, Anda tetap mendapatkan untung!”
“Kami janji untuk mengembalikan setiap loss yang mungkin terjadi dari investasi Anda.”

Well, is it too good to be true? Terlalu bagus untuk dipercaya? Ayolah belajar bahasa Inggris sedikit…Bahkan jangan mempercayai sekalipun mereka datang dengan membawa histori transaksi mereka yang terlihat menanjak dari kiri bawah menuju kanan atas untuk membujuk Anda menanamkan dana Anda pada perusahaan tersebut.

Coba tebak, Saya juga dapat membuat history seperti itu kok. Cuma perlu sedikit sentuhan komputer atau dengan Photoshop lalu… muncullah semua itu secara ajaib. Kita tidak akan pernah tahu bahwa itu benar atau tidak.

Nah mari Saya sarikan beberapa tanda-tanda mencurigakan yang perlu Anda waspadai sebelum menanamkan dana Anda pada sebuah perusahaan pialang:

1. Curigai setiap skema investasi yang terlalu bagus untuk dipercaya.
Kabar buruknya forex bukanlah sebuah get rich quick scheme. Forex sama dengan bisnis lainnya. Memerlukan ketekunan dan kerja keras si investor untuk maju.

2. Hindari perusahaan yang menjanjikan keuntungan besar bagi dana yang Anda investasikan.
Ya, Saya sudah jelaskan ini sedikit diatas. Semua komentar diatas yang dikeluarkan sebuah pialang perlu Anda curigai.

3. Hindari perusahaan yang menjanjikan tidak ada resiko sama sekali dalam bertrading forex melalui mereka.
Ini omong kosong terbesar yang pernah Saya dengar. Bah! Bahkan jualan tahu di pasar pun ada resiko merugi apalagi dengan investasi forex? Kita memang belum membahas mengenai resiko forex trading disini, tetapi coba pikirkan masak-masak: apa ada bisnis yang tak beresiko? Bahkan menyebrang jalan pun ada resikonya.
Bagi Anda yang berpikir investasi tanpa resiko Saya katakan: Jangan bermimpi disiang bolong! Bangunlah! Jika Anda mau sukses tidak ada jalan pengganti untuk ketekunan dan kerja keras. Kerja keras untuk menetukan kebijakan investasi. Kerja keras menentukan timing yang tepat. Kerja keras untuk analisa modal dan risk management. Apa semuanya itu tidak perlu dipikirkan?

4. Jangan melakukan margin trading kecuali Anda mengetahui apa itu artinya.
Margin trading ibarat sebuah kaca pembesar. Dia berguna untuk memperbesar kesempatan profit Anda. Tetapi dia juga dapat meperbesar loss Anda. So, watch out! Sekali lagi, pelajari setidaknya resiko dalam forex sebelum Anda memulai sebuah investasi.

5. Pertanyakan mereka yang mengklaim bahwa mereka bertrading melalui “Interbank Market”
Beberapa perusahaan pialang mengklaim bahwa mereka meneruskan transaksi nasabahnya melalui interbank market sehingga mereka dapat memperoleh harga yang lebih baik bagi diri mereka sendiri sehingga tidak perlu membebani nasabahnya dengan biaya transaksi dan biaya lain-lain. Interbank Market biasanya digunakan oleh bank-bank kelas dunia untuk proses pemberian dan pengajuan pinjaman antar institusi perbankan. Interbank Market tidak melibatkan bank-bank kecil apalagi perusahaan pialang yang beraset “hanya” ratusan juta Dollar. Well, sesuatu yang terlalu dibesar-besarkan apabila sebuah pialang yang tidak bernama mengatakan mereka memiliki akses kesana.

6. Berhati-hatilah untuk setiap proses pembayaran via internet dan tidak melibatkan transfer antar bank.
Beberapa perusahaan pialang membuka kemudahan pembayaran melalui e-gold, pay pall dan segudang metode pembayaran lainnya. Bukannya tidak percaya, namun seringkali nasabah lupa melihat informasi beneficiary (penerima) dana dikarenakan metode pembayaran sudah kadung mudah dan tinggal klik saja lalu selesai. Setelah mereka mengklik biasanya mereka baru ingat kemana dana tersebut ditransfer atau lewat apa dan dimana alamat penerima. Ya sudah terlambat toh. Banyak perusahaan pialang seperti ini bukan anggota NFA dan CFTC.

7. Biasanya para pialang ilegal menyasarkan promosinya ke negara-negara berkembang atau etnis tertentu.
Secara psikologis hal ini mudah dipahami. Minimnya pengetahuan mereka yang berduit di negara-negara seperti Indonesia membuat aksi penipuan menjadi lebih mudah (duh… nasib jadi warga negara berkembang ya begini deh). Bangkitlah bangsaku bangkitlah negeriku, jangan mau ditipu oleh siapa pun termasuk mereka yang mengaku dari luar negeri. Mereka sama-sama makan nasi kok (eh salah… makan roti), jadi kenapa berpikir bahwa mereka itu lebih pintar? He…he…he kok jadi patriotik begini sih.

8. Pastikan Anda mengetahui track record perusahaan tempat Anda berinvestasi.
Nah bagaimana pun track record itu berbicara. Itu adalah sebuah bukti dedikasi dan hasil kerja perusahaan pialang tersebut. Jadi tidak bisa dibohongi. Kalau mereka bahkan tidak mau memberitahukan track record mereka atau latar belakang perusahaan, tinggalkan saja dan carilah tempat investasi lain.

9. Cari third opinion dari mereka yang pernah berinvestasi disana
Ini memang gampang-gampang susah. Kadang banyak juga kaki tangan pialang ilegal berupaya menyampaikan positif campaign pada forum-forum independen untuk mengatrol posisi mereka. Pintar-pintarlah mencari. Sekali lagi mulailah dengan pendapat too good to be true is not true. Curigai mereka yang berkomentar terlalu positif guna memfilter semua informasi.

10. Hubungi investment advisor Anda sebelum berinvestasi
Nah, jikalau Anda masih ragu, hubungi mereka yang lebih paham mengenai perdagangan forex trading dan tanyakan kemanan dana Anda jika berinvestasi pada perusahaan yang hendak Anda pilih.

Benar & Salah Investasi

Secara sederhana, Tujuan dari investasi adalah memperoleh sebuah keuntungan. Entah hanya beberapa persen dalam satu tahunnya atau bahkan puluhan hingga ratusan persen setahun. Namun tujuan utama dari investasi adalah keuntungan. Jika keuntungan tidak tercapai maka investasi dikatakan gagal. Namun demikian, apakah dengan demikian semua investasi memberikan keuntungan? Tentu saja tidak. 

Kenyataannya kita tidak sedang berada di area hitam-putih dimana semuanya terlihat jelas seperti teori yang diajarkan di buku. Kita lebih berada di dunia yang abu-abu dimana seringkali faktor eksternal dapat menyebabkan guncangan-guncangan dalam investasi kita. Berikut beberapa kebenaran dan kebohongan dalam berinvestasi. Untuk lebih menariknya, Saya akan membahas kebohongannya terlebih dahulu sebelum pada akhirnya akan Saya akhiri dengan kebenaran yang sewajarnya:


1. Kebohongan pertama: Ada jenis-jenis investasi yang pasti untung apabila kita bergabung didalamnya.

Ini kebohongan besar yang biasanya dihembuskan para marketing tak beretika dari perusahaan-perusahaan investasi (yang juga tak beretika) demi mengejar banyaknya dana yang masuk ke perusahaan tersebut. Perlu diketahui bahwa TIDAK ADA satupun investasi yang dapat memberikan jaminan bahwa Anda pasti untung jika mengikuti didalamnya. Bahkan tidak juga tabungan (yang ini sebenarnya sudah tidak tergolong investasi lagi karena kenaikan harga biasanya lebih besar dari bunga tabungan) atau deposito perbankan.Semua investasi memiliki resiko. Termasuk dengan produk-produk perbankan yang notabene berbunga kecil. Bagaimana jika bank tempat Anda menanamkan dana Anda kemudia bankrut sementara dana tidak dijamin pemerintah pusat? Tentu saja itu dapat terjadi. Jadi ketahuilah bahwa tidak ada kepastian 100% untung ketika Anda memutuskan untuk berinvestasi.

Kebenarannya: Biasanya investasi mengikuti pakem perbandingan resiko terhadap profitabilitynya. Artinya semakin besar keuntungan yang diperoleh maka semakin besar juga resiko yang mungkin terjadi. Dan sebaliknya jika Anda memilih investasi yang low risk, maka return yang sanggup ditawarkan juga terbatas. Meski ada juga investasi yang agak sedikit konyol (yang ini tidak disarankan untuk diikuti) yaitu yang high risk-low return.

2. Kebohongan kedua: Investasi hanya untuk orang-orang berduit.

Pernyataan ini benar tetapi itu adalah 10 tahun lalu. Pada saat-saat dimana investasi terutama sektor keuangan masih merupakan barang baru di masyarakat. Namun tidak demikian dengan investasi di sektor keuangan dewasa ini. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan di masyarakat awam mengenai investasi. Belum lagi image yang terbentuk sejak bertahun-tahun sebelumnya telah membuat investasi keuangan dilabelkan demikianlah adanya. Padahal dari waktu ke waktu investasi selalu berevolusi dan semakin memasyarakat. Kitalah yang harus turut belajar.

Kebenarannya: Beberapa investasi tercatat sangat retail sifatnya dan hampir sama dengan menabung yang hanya membutuhkan modal beberapa ratus ribu Rupiah saja. Bahkan forex trading yang dulunya dikenal sebagai instrumen investasi untuk orang-orang super kaya (big boys) pun tidak lagi demikian karena telah menjadi sangat retail. Beberapa pialang lokal di Indonesia bahkan mensyaratkan hanya sebesar Rp 5 Juta saja untuk memulai investasi forex. Bandingkan dengan 10 tahun lalu dimana dana minimalnya harus sebesar $10.000.

3. Kebohongan ketiga: Investasi hanya untuk orang terpelajar karena sulit dan ngejelimet.

Tidak. Tidak benar sama sekali. Bahkan sebaliknya, investasi tidak seperti melamar pekerjaan dan membutuhkan berbagai persyaratan akademis serta pengalaman untuk dapat diterima. Siapa pun Anda , Anda dapat memulai investasi dan tidak menyulitkan. Investasi juga bukan hanya untuk orang pintar. Beberapa client Saya dalam dunia investasi futures trading (yang bahkan dikenal sebagai investasi yang paling rumit) adalah ibu-ibu rumah tangga dan mahasiswa.

Kebenarannya: Di beberapa model investasi Anda dapat menyerahkan dana Anda kepada seorang Manajer Investasi yang dapat mengelola dana Anda secara profesional dan Anda cukup menerima hasilnya saja. Jika Anda ingin hasil yang lebih maksimal lagi, tentu saja Anda harus turun tangan mengelolanya sendiri (active investor). Tidak sesulit yang dibayangkan kebanyakan orang. Cukup pahami instrumen analisa yang ada, pengaturan keuangan dan efek psikologisnya, Anda sudah bisa menjadi manajer investasi bagi diri Anda sendiri.

4. Kebohongan keempat : Adalah sulit berinvestasi dalam sektor keuangan jika tinggal di kota terpencil.

Kata siapa? Kalau ini masih zaman 80 an memang iya. Namun masa-masa saat ini wilayah dan batas negara tidak lagi menjadi ikatan dalam berinvestasi. Dunia sudah terhubungkan melalui jaringan internet dan perbankan yang mengglobal. Percayakah Anda bahkan materi sekolah ini pun dibuat oleh penulis hanya melalui sebuah komputer di kamar tidur sambil duduk di atas kasur nan empuk? Dengan kenyamanan yang luar biasa di rumah, kurikulum sekolah ini telah dinikmati oleh ribuan orang dimana saja. Memang daerah terpencil “sedikit” terisolasi untuk sektor riil. Namun bukan berarti sektor keuangan juga. Kemarin memang terpencil, tapi setelah ada internet dan telepon maka dunia Anda tidak lagi terisolir. Jadi berbahagialah!

Kebenarannya: Lalu mengapa kita harus berpikir bahwa jarak membatasi kita berinvestasi? Sepanjang ada institusi perbankan di tempat Anda dan Anda memiliki jaringan telepon bahkan internet maka investasi sektor keuangan tidak perlu lagi pergi ke kantor-kantor pialang atau sekuritas tempat dimana Anda berinvestasi. Hanya awalnya pastikan kantor tempat Anda hendak berinvestasi adalah resmi dan memiliki izin pemerintahan setempat (tidak harus di Indonesia lho!). Sisanya, urus melalui telepon dan email! Bahkan perusahaan pialang luar negeri telah melayani pembukaan account forex dari berbagai negara di dunia dengan memberikan form pendaftaran online. Jadi tidak perlu lagi merasa kehilangan kesempatan!

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More