Bisnis Trading, seperti juga bisnis yang lain, memerlukan modal yang tidak sedikit jika kita ingin bergantung hanya pada trading untuk membiayai kehidupan kita sehari-hari serta dalam saat yang sama juga menambahkan sedikit demi sedikit dana kedalam trading account kita sehingga kita dapat mencapai jumlah account yang cukup besar dimana cukup dengan sedikit jumlah trading tiap bulannya kita sudah dapat memperoleh hasil yang cukup untuk hidup sehari-hari
yang saya tebalkan diatas adalah tujuan dari seorang trader yang memiliki prespektif bahwa trading, seperti bisnis lainnya, bukanlah perjudian melainkan hanya bisnis belaka.
Nah, dimanakah terdapat kelebihan dari trading sebagai bisnis? bukankah jika sama saja dengan bisnis lain, kita lebih baik buka toko, warung, atau usaha lain saja dengan modal yang sama untuk trading forex?
Mari kita lihat poin-poin yang menghasilkan keputusan saya untuk memilih trading sebagai sumber penghidupan di masa sekarang dan masa depan, saya sadur dari poin-poin oleh Wayne Jackson, seorang trader veteran, tapi saya cukup setuju dengannya :
jadi tidak perlu memiliki ijin ataupun bayar pajak usaha dan pajak reklame
Baru keuntungannya, mari kita lihat kerugiannya
Compounding
Para trader professional yang hidup hanya dari trading akan merasa sangat puas dengan Return on Investment hanya 3-5% setiap bulannya, dan banyak dari mereka menggunakan money management dengan resiko 1-3% dari total modal mereka.
Ini dilakukan untuk preservasi modal dan kenyamanan trading secara psikologis, bahwa jika terjadi loss, maka loss tersebut "dapat diterima" secara emosional.
Alasan mengapa RoI 3-5% bulanan, yang berarti kurang lebih 35-50% setiap tahunnya menjadi dapat diterima adalah karena mereka memiliki modal yang cukup besar dimana hanya 3% saja dapat menghidupi keluarga dan bahkan menambahkan modal pada account trading mereka.
Compounding, dalam bahasa indonesianya adalah "Bunga berbunga"
merupakan satu-satunya cara account trading anda dapat berkembang jumlahnya dan bagaimana caranya anda dapat mengembangkan bisnis anda.
Misalkan minggu pertama, anda memiliki account $40,000 dan resiko pertama 2% sebesar $800, kemudian anda mendapat profit 1% dari trade tersebut sebesar $400, maka modal anda akan menjadi $40,400.
Kemudian dalam trade minggu berikutnya, resiko anda tetap 2% dari $40,400 sebesar $808, dan misalnya profit anda 1% yaitu sebesar $404.
Demikian seterusnya, compounding dapat dicapai hanya dengan menggunakan lot size yang fleksibel, dimana makin kecil nilai pip yang anda dapat open, makin baik, misalnya untuk mencapat resiko 2% sebesar $808 pada trade kedua dengan SL misalnya 50 pips, anda membutuhkan pip value sebesar $16.16 pada EURUSD atau sama dengan 16.1 micro lot (selalu bulatkan ke bawah), dari sini anda dapat melihat bahwa dengan broker lokal yang hanya memiliki lot standard, anda hanya bisa menerapkan compounding yang efektif jika modal anda sebesar paling tidak $300,000, salah satu alasan lagi mengapa banyak orang bangkrut karena broker lokal.
Berikut saya sertakan spreadsheet sederhana dari keadaan ideal persentase profit tiap minggu, variabel yang dapat anda ubah adalah Modal awal, %Return, Withdrawal tiap minggu (tentunya anda harus makan juga dari hasil profit anda), Serta persentase resiko/trade.
Jika anda ingin memusatkan pada pengembangan account saja, anda bisa merubah withdrawal menjadi 0 jadi anda tidak pernah withdraw sehingga account lebih cepat berkembang.
Cara membuat spreadsheet ini diajarkan oleh mentor saya yang bernama Sean Wyseman, seorang psikolog dan trader sukses yang setelah beberapa lama menjadi trader di amerika, sekarang pindah ke Fiji untuk pensiun dini dan hidup hanya dari trading.
Keuntungan Bertrading Forex secara Online
21:58
Master





