Mental saat trading forex memiliki peranan cukup penting, bahkan ada yang mengatakan sebagai modal utama. Tak sedikit trader yang memiliki persoalan mental, yang akhirnya berakibat pada ending hasil tradingnya. Mental yang terlalu loyo akan menyebabkan hasil yang kurang baik, tetapi over convident juga akan menyebabkan hal sama.
Sebagai contoh mental yang loyo;
misalnya anda melakukan open posisi sell, tetapi setelah beberapa saat harga berbalik naik melawai posisi sell anda beberapa poin dan anda kemudian grogi dan berfikir jika harga akan terus naik jau sehingga anda kemudian menutup posisi yang sedang minus, dengan alasan agar tidak terlalu banyak. Padaha beberapa saat kemudian harga berbalik down lebih jauh dari posisi open sell yang anda lakukan.
Sebagai contoh mental yg over convident;
misalanya anda membuka posisi buy dan beberapa saat harga langsung down jauh melewati open buy anda hingga anda minus, tetapi anda befikir jika harga kemudian akan berbalik up lagi dan dengan pertimbangan anda kuat menahan minus akhirnya anda membiarkan floating minus memeluk anda. Namun setelah ditunggu lamapun price tak berbalik lagi karena sedang mengikuti arus besar down, akhirnya open buy yang anda lakukan menjadi merah berdarah-darah hingga menyedot banyak sekali equity anda.
Itu hanya contoh kecil dari soal mental, keduanya akan sama-sama berakibat fatal pada trading anda. Persoalan mental sesungguhnya memang bukan persoalan mudah, bukan hanya berhenti pada masalah kesiapan menerima kerugian saja, tetapi berkaitan erat dengan kemampuan serta keyakinan akan analisa dan prediksi. Lalu bagaimana mengatasi persoalan mental seperti ini?
Untuk membangun mental trading yang positif kita perlu mempersiapkan beberapa hal mendasar, antara lain;
1. Menguasai system trading yang kita gunakan; memahami cara kerja indikator adalah hal yang cukup mendasar agar kita mampu menganalisan dan memprediksi dengan tingkat akurasi yang tinggi
2. Memilih style trading yang tepat; hal ini berkaitan dengan persoalan waktu, modal, dan target
3. Meyakini hasil analisa dan prediksi yang kiita lakukan; hal ini adalah hal yang paling sulit, kita perlu banyak berlatih menggunakan tools trading yang kita gunakan agar kita paham di mana saat kita keliru, di mana saat kita benar, sehingga akan lebih percaya diri kapan kita masuk dan keluar market.
Setidaknya 3 hal tersebut akan membangun dii kiita untuk lebih siap ketika berhadapan dengan kondisi market forex yang sangat volatif
Membangun Mental Bertrading yang Kuat
12:02
Master





